Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah merilis
Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum baru bagi para pelajar di Indonesia.
Kurikulum Merdeka didesain sebagai kerangka kurikulum yang fleksibel
untuk memberi ruang bagi setiap individu dalam mengembangkan
potensinya masing-masing. Kurikulum ini berfokus pada materi esensial dan
pengembangan kompetensi serta karakter pelajar yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila. Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum
Merdeka dilaksanakan dengan tujuan melatih pelajar mengeksplorasi isu
nyata di lingkungan sekitar dan berkolaborasi dalam mencari solusi dari isu
yang dihadapi. Isu yang disorot mengacu pada empat dari 17 isu Sustainable
Development Goals (SDGs), yaitu: (1) ruang lingkup kesadaran lingkungan
(environmental awareness); (2) ruang lingkup keamanan digital (digital safety);
(3) ruang lingkup nutrisi dan kebugaran (nutrition and wellness) dan; (4) ruang
lingkup literasi finansial.