Kreativitas dan keterampilan peserta didik dalam menghasilkan produk kerajinan, produk rekayasa,
produk budidaya maupun produk pengolahan sudah dilatih melalu Mata Pelajaran Prakarya sejak di
Sekolah Menengah KelasVII, VIII dan Kelas IX. Peserta didik telah diperkenalkan pada keragaman
teknik untuk menghasilkan produk kerajinan, produk rekayasaan, produk budidaya dan produk
pengolahan. Teknik yang dilatihkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan potensi dan kearifan lokal yang
khas daerah di daerah masing-masing. Peserta didik akan dengan kreatif dan terampil mengembangkan
potensi khas daerah. Produk-produk tersebut berpotensi memiliki nilai ekonomi melalui wirausaha.
Pada Sekolah Menengah kelas X, XI dan XII pembelajaran Prakarya disinergikan dengan kompetensi
Kewirausahaan, yaitu dalam Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Kewirausahaan merupakan
kemampuan yang sangat penting dimiliki untuk dapat berperan di masa depan.